Breaking

Selasa, 09 Januari 2018

Kegeraman pemilik toko pakaian saat temui pelaku penjarahan di prarekonstruksi

 Kegeraman pemilik toko pakaian saat temui pelaku penjarahan di prarekonstruksi



Candra, pemilik toko Fernando Store mengaku kesal dan geram ketika bertemu dengan seluruh tersangka yang menjarah tokonya pada malam natal lalu. Dia pun seolah tak kuasa menahan rasa kesalnya ketika para pelaku duduk jongkok di tokonya saat prarekonstruksi siang tadi.


"Bangunlah, jangan nunduk," kata Candra pada para pelaku, Selasa (9/1).

Namun Candra hanya bisa berceloteh saja untuk meluapkan kekesalannya. Akibat penjarahan tersebut dia mengaku rugi hingga Rp 14 juta.

"Siapa yang nggak kesal. Saya jadi rugi dan repot karena ulah mereka," ucapnya.

Selain merugi karena barangnya dijarah, Candra pun terpaksa bolak balik ke kantor polisi untuk pemeriksaan. Di sisi lain dia juga harus tetap membuka tokonya agar bisa menghidupi empat karyawan.

"Saya juga malu kan kak dilihat orang begini. Sudah rugi, repot pula," akunya.

Setelah penjarahan geng motor lalu, Candra mengaku tokonya agak sepi. Sekarang sudah tidak banyak pembeli yang datang malam hari. Sehingga penghasilannya pun menurun.

"Jadi turun omzetnya. Enggak banyak sih sekitar lima persen," ujarnya.

Menurutnya saat ini pembeli jadi takut mampir ke toko pada malam hari. Sehingga lebih banyak pembeli di siang hari.

"Biasanya (malam) ramai sekarang sepi karena pada takut. Kadang malah malam enggak ada yang beli sama sekali," pungkasnya. [gil]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gasak uang Rp 456 juta milik anggota TNI, dua pencuri modus gembos ban ditangkap

 Gasak uang Rp 456 juta milik anggota TNI, dua pencuri modus gembos ban ditangkap juraganqq.net - Polres Dumai menangkap dua kawana...